• Admin
  • Pesan
  • Info Terbaru
  • Peraturan

Awas !!! Bahaya Reaktor Nuklir yang Mengerikan

 


Nuklir merupakan sebuah proses dimana dua partikel nuklir bertubrukan untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal yang menghasilkan energi yang sangat besar. Energi ini banyak digunakan oleh berbagai pihak untuk dijadikan bahan sumber energi yang tidak pernah habis seperti pembangkit listrik, namun nuklir juga bisa di jadikan sebagai senjata yang sangat berbahaya karena energi yang dikeluarkan sangat besar yang dapat menimbulkan kerusakan serta radiasi yang mematikan. Kecelakaan Nuklir atau Kebocoran nuklir adalah dampak yang paling ditakutkan dibalik manfaaat energi nuklir bagi manusia. Dalam catatan sejarah manusia terdapat kejadian kecelakan nuklir terbesar di dunia di antaranya adalah kecelakaan Chernobyl, Three Mile Island Amerika dan mungkin di Fukushima Jepang.

Kebocoran nuklir terjadi ketika sistem pembangkit tenaga nuklir atau kegagalan komponen menyebabkan inti reaktor tidak dapat dikontrol dan didinginkan sehingga bahan bakar nuklir yang dilindungi – yang berisi uranium atau plutonium dan produk fisi radioaktif – mulai memanas dan bocor. Sebuah kebocoran dianggap sangat serius karena kemungkinan bahwa kontainmen reaktor mulai gagal, melepaskan elemen radioaktif dan beracun ke atmosfir dan lingkungan. Dari sudut pandang pembangunan, sebuah kebocoran dapat menyebabkan kerusakan parah terhadap reaktor, dan kemungkinan kehancuran total.


Beberapa kebocoran nuklir telah terjadi, dari kerusakan inti hingga kehancuran total terhadap inti reaktor. Dalam beberapa kasus hal ini membutuhkan perbaikan besar atau penutupan reaktor nuklir. Sebuah ledakan nuklir bukanlah hasil dari kebocoran nuklir karena, menurut desain, geometri dan komposisi inti reaktor tidak membolehkan kondisi khusus memungkinkan untuk ledakan nuklir. Tetapi, kondisi yang menyebabkan kebocoran dapat menyebabkan ledakan non-nuklir. Contohnya, beberapa kecelakaan tenaga listrik dapat menyebabkan pendinginan bertekanan tinggi, menyebabkan ledakan uap.

Dampak Yang Terjadi Karena Radiasi Nuklir
 


Radiasi yang tinggi bisa langsung memicu dampak sesaat yang langsung bisa diketahui, sementara radiasi yang tidak disadari bisa memicu dampak jangka panjang yang biasanya malah lebih berbahaya.
Dampak sesaat atau segera setelah terkena paparan radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain mual muntah, diare, sakit kepala dan demam. Dampak sesaat atau jangka pendek akibat radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain mual muntah, diare, sakit kepala dan demam.


Sedangkan dampak jangka menengah atau beberapa hari setelah paparan adalah pusing, mata berkunang-kunang. Disorientasi atau bingung menentukan arah, lemah, letih dan tampak lesu, muntah darah atau berak darah, kerontokan rambut dan kebotakan, tekanan darah rendah , gangguan pembuluh darah dan luka susah sembuh.


Dampak jangka panjang dari radiasi nuklir umumnya justru dipicu oleh tingkat radiasi yang rendah sehingga tidak disadari dan tidak diantisipasi hingga bertahun-tahun.
Beberapa dampak kesehatan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang antara lain Kanker terutama kanker kelenjar gondok, mutasi genetik, penuaan dini dan gangguan sistem saraf dan reproduk. 


Sejarah dan Perkembangan Energi Nuklir



Amerika Serikat meledakkan senjata nuklir pertama dalam percobaan dengan nama "Trinity", dekat Alamogordo, New Mexico, pada tanggal 16 Juli 1945. Penelitian ini untuk menguji seberapa ledakan nuklir Bom Uranium., Little Boy, meledak di kota Hiroshima, Jepang, pada tanggal 6 Agustus 1945 diikuti oleh peldakkan Fat Man bom plutonium di Nagasaki. Dengan segera meniup menghentikan Perang Dunia II.





Sejak ledakan, tidak ada senjata nuklir dalam serangan yang dilepaskan. Namun, perlombaan senjata untuk mengembangkan senjata pemusnah massal di sana. Empat tahun kemudian, pada tanggal 29 Agustus 1949, Uni Soviet meledakkan senjata fisi nuklir pertamanya. Inggris mengikuti pada 2 Oktober 1952, Prancis pada tanggal 13 Februari 1960, dan Cina pada 16 Oktober 1964.


Tidak seperti senjata konvensional, cahaya yang kuat, panas, dan daya ledak tidak hanya komponen mematikan senjata nuklir. Setengah dari mereka yang tewas di Hiroshima dan Nagasaki meninggal dua hingga lima tahun setelah ledakan nuklir akibat radiasi.

Kebocoran Nuklir di Jepang



Ledakan reaktor nuklir di Jepang, menyebabkan kekhawatiran yang meluas tentang implikasi bagi manusia. Di Indonesia, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bahkan berencana untuk menyortir makanan yang berasal dari Jepang. Bagaimana bahayakah radiasi ini bagi manusia?

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan, bahaya radiasi ini berlaku hanya bagi mereka yang terpapar di lokasi sekitar reaktor nuklir.

"Untuk kasus di Jepang, menurut WHO, WHO Percaya risiko kesehatan masyarakat kecil. Tentu saja artinya bagi mereka yang tidak tinggal di dekat sebuah situs reaktor nuklir. Juga tidak ada rekomendasi khusus dari WHO tentang makanan Jepang dan lain-lain, "kata okezone, Rabu (2011/03/16).

 

Dampak kesehatan yang dialami penduduk yang tinggal di dekat reaktor nuklir, kata Tjandra, juga bervariasi tergantung pada jumlah paparan radiasi dosis, jangka waktu pemaparan, dan banyak bagian tubuh terkena radiasi.
 

Misalnya, dosis tunggal yang diberikan dalam waktu singkat bisa berakibat fatal. Tetapi dosis yang sama diberikan selama beberapa minggu atau beberapa bulan, hanya bisa menyebabkan efek ringan.
 

"Jadi jumlah dosis dan kecepatan pemaparan menentukan efek radiasi terhadap bahan genetik dalam sel," katanya.
 

Tjandra menambahkan bahwa sindrom radiasi akut juga bisa menyerang berbagai organ tubuh yang berbeda, seperti sindroma otak yang terjadi jika dosis total radiasi sangat tinggi yakni lebih dari 30 gray. "Ini fatal," katanya.
 

Gejala pertama termasuk mual dan muntah, diikuti oleh kelelahan, mengantuk dan kadang-kadang koma. Fenomena ini kemungkinan besar disebabkan oleh peradangan otak. Beberapa jam kemudian akan ada tremor (gemetar), kejang, tidak bisa berjalan, menemui kematian .
 

Dampak berikutnya adalah sindroma saluran pencernaan terjadi karena dosis total radiasi yang lebih rendah, yaitu 4 atau lebih abu-abu. Gejala termasuk mual, muntah dan diare, yang menyebabkan dehidrasi berat.
 

Sindrom lainnya akibat dampak radiasi ini adalah sindroma hematopioetik, yang menyerang sumsum tulang, limpa dan kelenjar getah bening. Semuanya dimana pembentukan sel-sel darah utama.  "Sindrom ini terjadi ketika dosis total 20-10 abu-abu dan dimulai dengan hilangnya nafsu makan, apatis, mual dan muntah. Gejala yang paling parah terjadi dalam 6-12 jam setelah pemaparan dan akan menghilang dalam waktu 24-36 setelah terpapar," jelasnya.  

Menurut Tjandra, efek radiasi nuklir juga berakibat pada kekurangan sel darah putih yang sering menyebabkan infeksi yang parah. "Jika dosis total lebih dari 6 gray, maka biasanya kelainan fungsi hematopoietik dan saluran pencernaan akan berakibat fatal," katanya menyimpulkan.



Bila sebuah reaktor nuklir sudah dinyatakan terjadi kebocoran harus dilakukan penanganan sesuai dengan skala kecelakaan yang terjadi sesuai standar Internasional.
Semua masyarakat dalam jangkauan tertentu harus segera dievakuasi dari resiko terkena paparan tersebut. Bagi semua orang yang telah berada dalam erea daerah paparan harus segera dilakukan skrening tes adanya kontaminasi radiasi dalam tubuhnya. Bila terdapat masyarakat yang terkontaminasi harus segera diisolasi dan dilakkan perawatan dan pemantauan kesehatannya.
 

Semua masyarakat dalam paparan bencana kebocoran reaktor nukklir sementara belum diungsikan harus tinggal di dalam rumah dan tidak boleh enyalakan AC untuk mencegah kontaminasi dengan udara luar. Masyarakat juga dilarang mengkonsumsi air kran, sayuran, buah-buan atau bahan makanan yang telah terkontaminasi dengan udara luar.

Semoga apa yang sudah dipaparkan diatas bisa bermanfaat dan bisa membantu dalam mencegah bahaya yang ditimbulkan karena radiasi nuklir.

Awas !!! Bahaya Reaktor Nuklir yang Mengerikan 4.5 5 aldino sense Nuklir merupakan sebuah proses dimana dua partikel nuklir bertubrukan untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal yang mengha...


No comments:

Post a Comment

Aldino Sense. Powered by Blogger.