• Admin
  • Pesan
  • Info Terbaru
  • Peraturan

Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN dan SNMPTN 2016

 


Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN dan SNMPTN 2016 !..Selamat  Pagi Kawan-kawan Semua, Pada pagi ini saya akan memberikan sedikit informasi tentang Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN
dan SNMPTN 2016. Mendengar judulnya saja sudah membuat kita jadi Gegana berat y... ini merupakan pengalaman saya saat masih mencari bangku kuliah dulu. Saya gagal masuk SBMPTN dan SNMPTN tahun lalu, tetapi dengan tekat yang kuat dan semangat akan kegagalan yang pernah saya alami, alhamdulillah sekarang saya bisa meneruskan kuliah di kampus saya UNS.

Langsung Saja Ya, Ini adalah Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN dan SNMPTN 2016 :
Semoga Bisa Bermanfaat Untuk Kawan-kawan Semua.

1. Terlalu Berharap SNMPTN
Hal pertama yang paling sering bikin para pelajar gagal menembus SBMPTN adalah karena mereka terlalu berharap mendapat undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), hanya karena mereka sering mendapat nilai rapor bagus. Banyak pelajar yang nggak belajar dengan keras, karena mereka pede bakal dapat kursi di universitas negeri lewat jalur SNMPTN.

Kepanikan melanda ketika ternyata mereka nggak mendapat jatah SNMPTN, sehingga mereka harus bersaing dengan pelajar lain di SBMPTN yang sudah punya persiapan ujian lebih matang. Akhirnya? Gagal, deh!

Tips: kalau sekarang kamu cuma mengandalkan jalur SNMPTN untuk masuk PTN incaran, jangan punya mindset begitu, yah! Menurut situs Zenius, SNMPTN adalah hal yang sepatutnya kamu incar dan perjuangkan sejak kelas 10 dan 11. Tetapiii, undangan SNMPTN harus dijadikan sebagai "bonus" saja, dan kamu tetap harus belajar dengan keras untuk SBMPTN!

2. Nggak paham medan kesulitan yang dihadapi
Supaya berhasil dalam sebuah “perang”, kamu harus tahu dulu, dong, “medan perang” yang akan kamu hadapi. Untuk memahami “medan perang” SBMPTN, kamu harus mengidentifikasi berbagai kesulitan yang mungkin akan kamu hadapi di ujian ini, agar kamu bisa mencari jalan keluar sejak awal.

Coba, deh, identifikasi kesulitan kamu lewat pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

a. Seberapa banyak pengetahuan kamu tentang tingkat kesulitan soal-soal SBMPTN?
Soal-soal SBMPTN itu jauh lebih susah daripada soal-soal Ujian Nasional. Soalnya, Ujian Nasional adalah ujian yang bersifat evaluasi. Artinya, tujuan Ujian Nasional adalah mengevaluasi sejauh mana kamu menguasai materi pelajaran SMA, untuk menilai apakah kamu layak lulus SMA.
Sedangkan SBMPTN adalah ujian yang bersifat seleksi. Artinya, tujuan SBMPTN adalah menyeleksi calon mahasiswa yang layak kuliah di universitas negeri. Jadi kebayang, dong, tingkat kesulitan soalnya?

b. Seberapa banyak pengetahuan kamu tentang tingkat persaingan universitas negeri incaran kamu?
Persaingan untuk mendapatkan kursi di PTN, tuh, berbeda-beda, lho, untuk setiap universitas dan jurusan. Hal ini dikarenakan jumlah peminat setiap universitas dan jurusan juga berbeda-beda, coba baca kampus dengan peminat terbanyak. Nah, karena jumlah peminatnya berbeda, maka persentase kamu untuk lolos juga berbeda.
Kamu bisa lihat kondisi persaingan setiap universitas di website resmi mereka. Misalnya, kalau kamu mau masuk Universitas Indonesia (UI), kamu bisa cek situs resmi mereka, di bagian pemetaan lengkap kondisi persaingan seluruh jalur masuk pada setiap jurusan di Universitas Indonesia. Sayangnya, nggak semua situs PTN menyediakan info ini.

c. Seberapa banyak pengetahuan kamu tentang materi yang perlu dipelajari?
Saat mempersiapkan diri untuk SBMPTN, pahami kelemahan kamu di pelajaran tertentu, lalu sediakan waktu lebih banyak untuk mempelajari materi yang menjadi kelemahan kamu tersebut. Apalagi kalau kamu mau lintas jurusan! Wah, kamu harus belajar lebih keras lagi, berhubung kamu harus mempelajari materi-materi yang belum familiar.

d. Seberapa banyak waktu yang tersisa dan sejauh apa rencana belajar kamu pada waktu yang sisa ini?
Sebagai pengingat lagi, tata cara pendaftaran SBMPTN bisa dilihat dan diunduh mulai 18 April 2016, di www.sbmptn.ac.id. Pendaftaran Computer Based Test dibuka tanggal 29 April hingga 9 Mei 2016, sementara pendaftaran Paper Based Test dibuka tanggal 25 April hingga 20 Mei 2016.
Nah, ini berarti kamu punya kurang dari empat bulan lagi untuk menyiapkan diri. Semakin awal kamu belajar, semakin matang juga persiapan kamu. Curi start, deh, untuk mulai belajar dari sekarang!

Disini saya mempunya beberapa beberapa tips jika agan masih tidak lolos SNMPTN dan SBMPTN :

Pertama, jangan anggap ketidaklolosan anda di jalur SNMPTN dan SBMPTN sebagai suatu kegagalan. Anggaplah itu sebagai keberhasilan yang tertunda. Masih ingat dengan kata mutiara ini “Kegagalan merupakan Kesuksesan Yang Tertunda”. Jadi, anda akan mendapatkan kesuksesan itu. PASTI. Yakinlah! Jika anda belum lolos melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN, anda harus yakin bahwa anda akan LOLOS di jalur UJIAN MANDIRI atau UMPTN ataupun jalur yang lain. Jadikan kegagalan sebagai penyemangat anda menuju keberhasilan!

Kedua, intropeksi diri. Kenapa saya bilang “Intropeksi diri”? Karena sebagai manusia, kita pasti pernah melakukan sesuatu yang terkadang diluar kendali kita. Misalnya, sebelum SNMPTN dan SBMPTN mungkin kita pernah melakukan kesalahan kepada orang lain. Dan mungkin orang itu menyimpan dendam kepada kita. Maka, dendam itu bisa menjadi penghambat keberhasilan kita. Solusinya, minta maaflah kepada orang-orang yang pernah kita sakiti. Jenis intropeksi diri yang lain, mungkin kita kurang dekat kepada Tuhan. Banyaklah berdo’a agar diberikan yang terbaik. Namun, jika anda sudah melakukan hal ini dan akhirnya tidak lolos, itu berarti jalan yang anda ambil bukan jalan yang terbaik. Masih ada jalan lain yang lebih baik nanti.

Ketiga, cari titik kesalahan. Maksudnya? Sebagian besar faktor yang menyebabkan ketidaklolosan kita di jalur SNMPTN dan SBMPTN adalah kesalahan kita memilih Universitas atau Perguruan Tinggi dan Program Studi atau Jurusan. Coba pikirkan kembali apakah anda sudah memilih universitas dan prodi dengan pertimbangan yang mantab. Pertimbangan-pertimbangan itu misalnya kesesuaian jurusan dengan minat, kesesuaian jurusan tujuan dengan jurusan asal, kemampuan akademik dalam bidang sesuai jurusan, jumlah kuota, daya tampung dan peminatnya, dan lain sebagainya.

Jadi berdoa dan berusahalan semaksimal mungkin untuk lolos di suatu perguruan tinggi negeri impian anda. Demikian informasi mengenai Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN dan SNMPTN 2016 ! . Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk anda dan terima kasih



Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN dan SNMPTN 2016 4.5 5 aldino sense Faktor Penyebab Gagal Di SBMPTN dan SNMPTN 2016 !..Selamat  Pagi Kawan-kawan Semua, Pada pagi ini saya akan memberikan sedikit inform...


No comments:

Post a Comment

Aldino Sense. Powered by Blogger.